Senin, 11 Oktober 2010

I'm All alone

Yap, aku sendiri.

Sekarang aku uda mulai kerja di perusahaan yang bernama PT. Indokarlo Perkasa yang bekerja di bidang produksi komponen dasar kendaraan bermotor. Ini mungkin pengalaman pertama ku untuk hidup mandiri. Inilah hidup, dan baru kali ini aku benar-benar merasakan hidup. Segala kegiatan di lakukan sendiri, masak, nyuci, gosok baju. Semuanya sendiri.

Terdapat banyak kesan, pesan, pengalaman yang aku dapat di sini. Padahal baru 2 minggu tetapi aku telah mempelajari banyak hal baru mengenai persahabatan, lingkungan hidup, dan kedisiplinan hidup. Semakin dirimu berjalan, semakin banyak hal yang kamu temui. Di Bumi ada berjuta manusia dengan berjuta sifat, pola pikir, kecerdasan. Berjuta manusia itu terpengaruh dengan hal yang sama, tetapi mereka dapat memiliki pendapat yang berbeda dalam menanggapinya. Salah satunya ialah menanggapi sahabat sebagai sesuatu yang sangat berharga, sedang yang lain menganggap persahabatan hanyalah batu loncatan.

Terkadang terlalu banyak berpikir akan membuat dirimu bukan menjadi kelihatan cerdik tapi malah kelihatan mempersulit diri. Kamu mempersulit dirimu dengan berbagai macam pikiran yang akan menjerumuskan mu kepada hal yang itu-itu saja. Just do it, Lakukanlah, karena kamu sudah dewasa dengan segala pertimbangan dan pemikiran yang kamu miliki. Jangan takut, sudah saatnya kamu memperlihatkan hasil pembelajaranmu. Kalimat yang selalu menjadi tujuan setiap orang dalam kesehariannya yang terkadang dilupakan karena terlalu banyaknya pikiran. Yaitu kalimat Do the Best and God will take the rest.

Sekarang Alhamdulillah kami telah mengontrak rumah untuk di tempati selama 6 bulan. Dan dalam 2 minggu kami telah mempersiapkan segalanya untuk keperluan 6 bulan kedepan. mulai dari peralatan dapur, dan berbagai hal lainnya. Di umur 20 tahun, aku telah merasakan bagaimana suasana perkantoran. Walau di antara teman-temanku telah ada yang mendahului ku dalam hal ini. Suasana perkantoran sungguh suasana yang sangat berbeda. Terkadang sangat jenuh. Terkadang penuh perencanaan. Terkadang menyita waktu dengan sangat berlebihan. Itu lah pekerjaan.

Dalam pikirku setelah melihat dunia kerja, terlihat jelas kasta yang ada pada tenaga kerja. Pekerjaan yang menjenuhkan, penuh energi, sebagai pondasi terbentuknya industri memiliki upah yang sangat berbeda jauh dengan pimpinan. Padahal bagai garam pada sup sayur, mereka mungkin hanya setitik garam pelengkap rasa pada sup sayur, tetapi bila mereka tidak ada, apalah rasa sup sayur. Sup sayur menyatukan setiap komponen dan menjadikan setiap komponen sama pentingnya dalam kesatuan sup sayur. Tidak ada perbedaan antara air dan garam. Tidak ada perbedaan antara sayur dan wortel. Mereka bersama-sama bersatu untuk membentuk sebuah sup sayur yang enak. Jadi mereka akan di hargai sama, mungkin berbeda, tetapi perbedaannya tidaklah signifikan.

Menurutku para pekerja itu juga harus di gaji sesuai dengan peran mereka di industri. Kenikmatan hidup, adalah memanfaatkan uang yang telah di dapatkan untuk kesenangan hidup. Bukan untuk mencukupi penghidupan. Untuk apa bekerja kalau tidak untuk menyenangkan keluarga kita untuk berlibur. Jadi mereka juga butuh gaji yang dapat membuat mereka berlibur selayaknya, tidak berbeda sangat jauh dengan pimpinan kantor. hehe.

Pelajarilah, dan kamu akan mengerti.