Senin, 06 September 2010

Air

Sumber kehidupan utama bagi makhluk hidup, itulah Air. Tanpa air, tanaman hanya akan jadi bibit yang tidak memiliki akar. Kelapa hanya akan menjadi tunas yang mati. Hewan akan mati kehausan. Manusia menjadi dehidrasi. Manusia juga menjadi bau apabila tidak mandi. hehe. Intinya air adalah salah satu sumber kehidupan yang paling utama.

Air merupakan simbol utama bagi sebuah anugrah. Daerah yang kering menjadi daerah yang tidak dapat di tempati, karena tidak memiliki air. Air zam-zam menjadi sumber air utama bagi orang arab. Suatu daerah di katakan subur apabila memiliki tumbuhan yang beraneka ragam. Dan hal ini juga di karenakan oleh daerah itu sering di turuni hujan. Air kembali memegang peran utama dalam hal kesuburan. Air juga merupakan suatu zat yang amat berbeda dari zat lain yang ada di sekitarnya. Bahkan para peniliti mengatakan bahwa awal kehidupan adalah air. Bahkan awal dari Kitab Kejadian menerangkan air. Air mungkin memang bukan zat yang biasa. Kira-kira 70% dari kandungan tubuh manusia adalah air. Air menjadi transportasi peredaran gizi, enzim, mineral, dan sebagainya dalam kandungan tubuh kita. Dan itulah air, yang memiliki pengaruh yang kuat dalam diri kita.

Saya mendapati sebuah teori berdasarkan hasil penelitian seseorang berkewarganegaraan Jepang yang bernama Masaru Emoto. Dia menulis dalam bukunya yang berjudul The Hidden Messages in Water bahwa air dapat mengambil informasi yang ada di sekitarnya. Seperti yang telah saya ungkapkan dalam tulisan saya yang berjudul Hidup. Setiap makhluk akan berinteraksi terhadap makhluk lainnya. Setiap makhluk memiliki getaran yang akan mempengaruhi makhluk lainnya. Dan begitu juga dengan air. Air menerima getaran yang di hasilkan lingkungannya dan menyimpan informasi tersebut dalam bentuk kristalisasi.

Ini nih, gambar kristalisasi Air.

Kristalisasi ini menggambarkan Cinta dan Syukur. Kamu bisa menemukan lebih banyak gambar kristalisasi melalui google. hehe, ini merupakan salah satu contohnya. Jadi, air ini menyimpan sebuah informasi yang ia dapat dari lingkungannya. Air ini di berikan getaran dalam bentuk perkataan, yang memberikan nilai Cinta dan Syukur. Sehingga ia membentuk dirinya menjadi sebuah kristalisasi yang baik. Tetapi di kondisi yang lain, apabila ia menerima getaran negatif, maka ia akan membentuk kristalisasi yang buruk. Ya, ini mungkin cerita lama yang telah di kenal banyak orang. Tapi apa nilai yang dapat kita ambil dari pelajaran ini?

Ingat, tubuh kita mengandung lebih kurang 70% air. Tentu air yang ada dalam tubuh kita juga dapat menerima bentuk getaran dari lingkungannya. Seorang anak yang sering mendengarkan perkataan yang baik, dalam lingkungan yang baik, tentu akan menjadi anak yang baik. Ini tidak terlepas dari pengaruh air sebagai media penyimpan informasi, sehingga anak tersebut menjadi anak yang baik. Simplenya, air pada tubuh kita menyimpan getaran yang baik, sehingga mempengaruhi jiwa yang baik.

Itulah nilai do'a. Apabila kamu berdo'a, maka getaran perkataan akan mempengaruhi zat air pada tubuhmu yang akan menghasilkan tubuh yang bernilai dengan do'a yang kamu ucapkan. Budaya orang Jepang mengajarkan semangat. Setiap pagi pada upacara, mereka mengatakan yell-yell berupa kata penyemangat, yang akan menyemangati diri mereka. Itulah getaran yang merubah sifat kristalisasi air yang ada pada tubuh kita, sehingga kita memiliki tubuh yang sesuai dengan ucapan kita.

Orang tua yang mendoakan anaknya akan terkabul dengan cepat. Tentu di sisi ilmiahnya, terdapat sebuah nilai, bahwa getaran orang tua, adalah getaran yang paling dominan pada seorang anak. Getaran dalam bentuk ucapan, perilaku, dan berbagai hal lainnya, akan langsung mempengaruhi kristalisasi di tubuh sang anak. Di sisi lain, Allah tidak menghijab do'a orang tua terhadap anaknya.

Ini merupakan pengalaman yang saya dapat dari berbagai hal. Tentu masih banyak kekurangan bahkan mungkin kekeliruan dalam penulisannya. hehe. Dalam Al-Baqarah(2)/147 "Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu."

Pekalah terhadap setiap tanda-tanda yang Allah berikan kepadamu. ^^

Hidup

Hidup.
Simple tapi penuh makna dan istilah itulah yang sedang kita jalani.
Setiap makhluk hidup mengalami hidup. Hidup sebagai petani, hidup sebagai pegawai, hidup sebagai anak, hidup sebagai kucing, hidup sebagai tanaman, pokoknya hidup sebagai sesuatu. Segala sesuatu yang hidup merupakan aktor dalam kehidupan. Mereka bisa jadi Serigala pemangsa Domba, Tanaman yang menjulang tinggi, dan berbagai macam hal lainnya. Mereka saling mempengaruhi, baik secara positif, negatif, mutualisme, parasitisme, dan sebagainya. Yang hidup pasti mempunyai pengaruh terhadap kehidupan lainnya.

Simplenya, saya manusia makanan saya ayam, kambing, tumbuhan dan berbagai hal lainnya. Itulah bentuk aktor dan perannya. Manusia adalah makhluk berakal yang diciptakan oleh Sang pencipta. Lalu sebagai makhluk berakal, kita pasti bertanya. Untuk apa sih kita hidup? apakah untuk menjadi seorang dokter, apa untuk jadi seorang pemusik, apa untuk jadi seorang profesor, atau menjadi sesuatu yang bahkan kita tidak mengenalnya. Terkadang banyak manusia yang bahkan tidak tahu untuk apa mereka di ciptakan.

Hidup adalah proses interaksi antara diri kita dengan segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Tujuan Interaksinya adalah untuk menciptakan keharmonisan, sehingga terciptalah keadaan yang damai dan sejahtera. Kondisi inilah yang selalu di idam-idamkan oleh setiap makhluk hidup. Untuk mendapatkan kondisi ini biasanya makhluk hidup melakukan pekerjaan.

Manusia sebagai makhluk berakal sering kali mengakali berbagai cara untuk mendapatkan kondisi ini. Anggapan kebanyakan manusia, kondisi damai sejahtera ialah kondisi dimana segala kebutuhan dan keinginan nafsu manusia dapat terpenuhi dengan mudah. Sehingga kebanyakan manusia mengidam-idamkan harta sebagai mediator untuk tercapainya kondisi damai sejahtera.

Karena sifat Maha Pengasih Sang Pencipta-lah sehingga kini manusia dapat memijakkan kakinya di bumi dan memiliki kemampuan untuk hidup di bumi. Tetapi setiap manusia yang mampu memijakkan kakinya belum tentu mampu mendapatkan kondisi damai dan sejahtera. Dengan sifat Maha Penyayang-Nya, Sang Pencipta menurunkan pedoman hidup untuk tercapainya kondisi damai sejahtera bagi seluruh alam semesta, karena apabila hanya seseorang yang memiliki kondisi sejahtera, sudah tentu orang lain yang tidak mendapatkan kondisi ini akan menjadi perusak kesejahteraannya. Sebagai Sang Pencipta, Ia tahu benar apa yang harus dilakukan dan menjadi tujuan bagi makhluk-Nya untuk mendapatkan kondisi ini. Sang Pencipta menurunkan sebuah petunjuk yang harus di pedomani makhluk-Nya untuk meraih kesejahteraan. Itulah Kitab yang selama ini kita kenal dengan Al-Qur'an. Boleh di bilang buku ini adalah salah satu buku kesukaan saya. Terkadang saya bosan, tetapi saya tidak pernah membiarkan diri saya untuk bosan terhadap Buku yang satu ini. Buku ini mengandung hikmah bernilai pedoman, petunjuk, dan rahmat bagi manusia.

Beberapa hal yang seharusnya di pahami oleh kebanyakan orang saat ini ialah bahwa buku ini adalah satu-satunya buku yang terjamin kebenarannya. Istilah di dalamnya mutlak bernilai benar karena buku ini langsung berasal dari Sang Pencipta. Sang Pencipta menciptakan berbagai istilah dan istilah tersebut di terangkan dalam buku ini. Kalo kata orang bijak "Benar menurut saya, belum tentu benar menurut anda. Benar menurut saya dan anda, belum tentu benar menurut orang banyak. Benar menurut saya, anda, dan orang banyak, belum tentu benar menurut Sang Pencipta. Oleh karena itu yang benar hanya berasal dari Sang Pencipta.". Buku ini menceritakan banyak hal, sosial, politik, budaya, ekonomi, kehidupan, sejarah, dan berbagai macam hal lainnya. Itulah Al-Qur'an petunjuk, penjelas dari petunjuk, dan pembeda.

Kembali pada tujuan hidup. Sang Pencipta menjelaskan tujuan hidup ciptaan-Nya dalam Al-Qur'an pada surat Adz-Dzariyaat(51) ayat 56. "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku." Inilah tujuan dari penciptaan manusia. Sebagai manusia, tentulah tujuan hidup kita tidak lain selain untuk mengabdi kepada Sang Pencipta. Dalam berkehidupan di dunia-Nya, kita tidak pernah boleh lupa tujuan dari hidup kita, agar kita tidak keluar dari lingkungan pengabdian. Lingkungan yang hanya menghambakan diri kepada Sang Pencipta. Hiduplah sebagai manusia, yaitu makhluk yang mengabdi kepada Sang Pencipta. Bentuk pengabdian tentu tertulis dalam kitab-Nya Al-Qur'an. Nah, agar kita memahami bagaimana untuk hidup dengan baik dan benar, pelajarilah Kitab-Kitab-Nya baik itu Al-Qur'an, Injil, dan Taurat.

Do the Best and God will take the rest. Jangan pernah keluar dari frame pengabdian. ^^

Tulisan Pertama-X

Hari ini merupakan awal dari penulisan Blog saya nih. ini bukan blog pertama, saya udah beberapa kali menulis blog, tetapi isinya cuma untuk sekedar iseng-iseng dan pamer-pamer doank, hehe. Dan kali ini saya pengen serius sebagai Blogger, menulis yang bermanfaat, menjadi diary online, menjadi pengingat bagi hidup saya.

Kenapa mesti blog??
Karena Blog adalah mediator bagi saya untuk meluapkan inspirasi-inspirasi yang kalo engga di dokumentasikan bakal berasa rugi, hehe. Inspirasi ini adalah bentuk pemikiran saya mengenai Dunia, Hidup, Cinta, Agama, Sosial, Budaya, Film, Game, Musik, dan sebagainya. Saya termasuk orang yang suka mencoba berbagai hal dan senang dengan hal-hal yang baru. Saya akan berusaha membuat sebuah blog yang menarik untuk di baca oleh semua kalangan.

Sebelumnya, perkenalkan dulu, nama saya Ariyo Arinsa Putra. Teman-teman saya sering memanggil saya dengan panggilan Yoh, hal ini di karenakan saya memiliki karakter game seal yang bernama Riyoh, hehe, sehingga teman-teman memanggil saya dengan panggilan Yoh. kalau dalam Al-Kitab di kenal dengan Yohanes Sang Pembaptis atau dalam Al-Qur'an dikenal dengan Nabi Yahya. Ini juga ada hubungannya dengan salah satu karakter anime/manga kesukaan saya dari manga berjudul Shaman King. karakter Yoh adalah seseorang yang santai dalam berbagai hal, selalu tersenyum, cerdas, sabar, dan kuat. hahaa, pribadi yang selalu saya idam-idamkan.

Mulai hari ini, saya akan menuliskan berbagai hal mengenai pengalaman saya dalam berbagai hal di kehidupan ini.