Sabtu, 25 September 2010

Petualangan Pahlawan Asing

Hari ini aku akan bercerita mengenai pahlawan yang selalu aku damba-dambakan. Seseorang yang berpenampilan menarik, cerdas, dan kuat. Hehe. Mari kita mulai saja ceritanya.

Aku kembali tersenyum menanggapi semua peristiwa yang terjadi. Melihat keseluruh hidupku yang terkadang terasa janggal. Tetapi, kejanggalan tertutupi dengan kebiasaan orang-orang yang selalu menganggap hal itu adalah hal biasa. Atau mereka sering mengatakannya "Emang udah begitu dari sananya". Ya, memang Tuhan telah membuatnya seperti itu, tetapi mengapa begitu? Mereka hanya menerima hal tersebut tanpa mempertanyakannya lebih jauh. Cukup dengan jawaban yang kadang-kadang memasung daya pikir.

Aku adalah seorang pria bernama Edward, berumur 20 tahun. Aku berkuliah dan merasakan banyak hal di hidup ku. Aku telah melakukan banyak hal yang berguna bagi diriku dan aku sangat senang dengan segala hal yang telah aku lakukan. Aku hidup di sebuah desa kecil di sebuah kota yang disebut dengan water ways seven. Tempat ini sangat menyenangkan, penduduk di kota ini sangat ramah. Kota ini dapat terbilang kota yang cukup asri di karenakan tempatnya masih banyak di tumbuhi pohon-pohon dan masih terlihat sangat indah. Aku bertempat tinggal di sebuah rumah besar dengan bentuk yang sederhana cukup untuk di tanggali oleh 15 orang. Keluargaku terbilang keluarga kaya, dikarenakan orang tua ku termasuk salah satu pejabat kota. Walau terkadang kejanggalan bahwa di sekitar ku masih terlalu banyak yang miskin, selalu saja ada jawaban hal ini di karenakan mereka yang malas bekerja. Dan jawaban-jawaban itu sangat memuaskan bagi saya.

Selasa, 14 September 2010

Share Info

Ehm, sebenarnya saya saat ingin menjadi seorang informan. Untuk menjadi informan seseorang harus memiliki info yang jauh lebih banyak di banding orang lain. Itulah kesan baik dari seorang informan. Informan mengetahui banyak hal, belajar banyak hal, dan berbagai hal positif lainnya ada pada seorang informan Tetapi informan akan terjerumus pada persaingan, persaingan akan menimbulkan kompetisi yang akan menyeleksi siapakah yang terbaik. Terbaik adalah orang yang mampu baik melebih orang lain. Simple tetapi sangat susah untuk di lakukan, karena untuk lebih dari orang lain kita harus memiliki usaha yang lebih dibanding orang lain.

Seorang informan yang baik adalah orang yang mendedikasikan waktunya hanya untuk memberikan informasi. Tentu orang yang seperti ini memiliki informasi yang sangat banyak, bahkan informasi yang ada pada dirinya akan bernilai bagi orang lain. Persiapan untuk berusaha sebaik mungkin untuk menjadi informan yang baik dari sekarang pasti akan membuahkan hasil kelak, itulah yang saya harapkan. Saya akan terbiasa untuk memberikan informasi dalam bentuk tulisan, karangan, narasi, opini, fakta, penelitian, orasi, dan berbagai bentuk lainnya. Mungkin saya akan memulai untuk menjadi informan yang mencari pekerjaan untuk mendapatkan pengalaman melalui forum-forum yang memiliki persaingan yang ketat. Hehe, saya akan berusaha sebaik mungkin.

Informasi adalah awal dari pengetahuan dari sebuah ketidak tahuan.

Kamis, 09 September 2010

Bosan

Hari ini aku bosan...
Sebenarnya bosan di karenakan kepala tidak bisa berpikir untuk melakukan suatu hal yang baru. Padahal banyak hal yang bisa di lakukan. Hahaha. Tapi, hari ini merupakan hari terakhir bulan Ramadhan untuk tahun ini. Sungguh seharusnya hari ini berbeda dengan hari-hari lainnya. Tapi, pekerjaan yang dapat aku lakukan hanya pekerjaan itu-itu saja. Makanya aku menjadi bosan. hehehe.

Apa kamu pernah bosan?
Pasti donk, setiap orang pernah bosan dengan kesehariannya. Sebenarnya untuk mengatasi kebosanan seperti ini sangat gampang. Bisa jadi, kamu nulis blog ngeluarin unek-unek kamu kalo kamu bosan.wkkwk, seperti saya disini. Bisa jadi, kamu membaca hal-hal baru, cerita lucu, Kitab-Kitab, berita, dan sebagainya lah. Tidak ada alasan bagi dirimu untuk bosan karena tidak tahu untuk melakukan apa, yang ada hanyalah kamu yang tidak dapat memikirkan untuk melakukan apa. Bosan atau Bete kata-kata yang paling anti di telangiku, karena ketika kondisi ku sedang begitu, rasanya aku hanya akan membuang-buang waktuku untuk hal-hal tidak penting, misalnya tidur, menghayal, wkwk, banyak hal-hal bodoh lainnya.

Aku ada cerita neh.
Dahulu kala ada seorang pria yang berusaha untuk menghitung bintang. Dia menghitung satu persatu bintang tersebut, orang berpikir bahwa pasti hal tersebut sangat membosankan. Tetapi sang pria tetap saja keasyikan dengan kegiatannya, sehingga membuat tidak termasuk salah seorang yang bosan. Alhasil dia tidak dapat menghitung keseluruhan bintang, tetapi dia menjadi seorang yang sangat teliti dalam perhitungan dan memiliki ketajaman mata dalam melihat benda-benda. Tidak ada kegiatan yang sama sekali tidak berguna.

Dari cerita super singkat diatas. Kita dapat memahami semua kegiatan akan mempengaruhi jiwa dan raga kita. Jadi, lakukanlah kegiatan walau kegiatan tersebut kita anggap sepele. hehehe, yang penting jangan bermalas-malasan, Semangat !!.

Ehm, nulis itu sebenarnya buat di baca kan? Tidak juga, kadang-kadang nulis itu untuk meluapkan rasa yang ada di dalam dada atau shudur, hehe. Jadi, tulisan ini di baca atau tidak itu adalah hasil, yang terpenting adalah menulis hahahaha.

Rabu, 08 September 2010

Lingkungan

Lingkungan menjadi cetakan bagi pribadi kehidupan kita. Misalnya, anak yang rajin belajar bisa jadi di karenakan pengaruh teman-temannya yang rajin belajar. Mereka bersama-sama menjadi anak-anak yang rajin belajar. Lingkungan menjadi pengaruh dominan yang tidak dapat di hilangkan dari kehidupan kita. Dia menjadi warna bagi hidup kita. Dia menjadi bagian dari hidup kita. Seorang pribadi yang ingin menjadi baik, pasti akan mencari lingkungan yang baik pula.

Lingkungan juga membentuk sebuah kebiasaan bagi diri kita. Lingkungan yang selalu bersih akan membentuk pribadi yang rajin membersihkan dirinya. Pribadi yang engga melihat tempat-tempat yang kotor. Hehehe, lingkungan memang menjadi pengaruh yang amat besar dalam kehidupan kita. Jadi, agar kita dapat menjadi pribadi yang mempengaruhi lingkungan bukan di pengaruhi lingkungan, kita harus memahami lingkungan yang ada pada diri kita.

Apabila diri kita ingin selamat dalam suatu kondisi pada sebuah lingkungan. Baik lingkungan pertemanan, lawan, netral, kita harus memahami setiap bagiannya. Agar kita dapat mengambil keuntungan yang ada semaksimal mungkin. Misalnya nih, kita memiliki teman yang ahli dalam bidang komputer. Nah, jadi kita ga perlu cape-cape belajar komputer melalui buku, tetapi dapat langsung belajar kepada ahlinya itu akan jauh lebih mudah. Manfaatkan teman untuk mendukung kehidupan kita, waspadalah selalu terhadap hal yang dapat membuat kita menjadi lebih buruk, manfaatkan keadaan cuaca, tempat, dan seluruh bagian lingkungan yang ada di sekitar kita. Dengan begitu, kita dapat menjadi pribadi yang selalu maju ke depan. Memang kecerobohan jatuh dalam hal-hal yang memperburuk diri bukanlah hal yang sangat jelek. Karena hal itu juga dapat menjadi pelajaran bagi diri kita di kemudian hari.

Berjuanglah untuk dapat menjadi yang terbaik dalam keadaan dan lingkungan yang seperti apapun.

Senin, 06 September 2010

Belajar

Hari ini, aku udah nulis beberapa posting. Tapi, selalu saja kayanya banyak kekurangan dalam penulisan. Jadi, saya coba untuk terus menulis untuk mengasah kemampuan menulis, agar pembaca bisa menjadi lebih tertarik dengan tulisan saya. Hehehe. Tulisan tentu bertujuan untuk menjadi bacaan. Tulisan yang baik akan menghasilkan bacaan yang menarik. ^^

Kalo di pikir-pikir dari berbagai tulisan yang paling menarik adalah tulisan yang memiliki alur seperti cerita. Karena biasanya cerita akan membuat rasa penasaran. Awal cerita adalah alasan pembaca untuk membaca hingga akhir cerita. Jadi, aku akan mencoba menulis dengan bentuk alur cerita. hehehehe, mungkin tulisannya akan sedikit berbeda dengan beberapa tulisan yang udah aku posting. Mungkin aku akan membuat sebuah narasi yang akan menggambarkan apa yang ingin aku sampaikan kepada pembaca. >.<



Yuk mari kita mulai.
Di suatu hari di kota bernama parko hiduplah seorang pria bernama Synefo. Parko merupakan kota dari Negara Katastasi. Di negeri ini teknologi berkembang sangat pesat, sehingga manusia dapat memahami dan berkomunikasi dengan tanaman dan hewan. Synefo merupakan pria penggembala domba yang sabar, baik, cerdas, dan kuat. Dia dapat melawan Serigala. Dia juga dapat bercocok tanam. Synefo adalah pribadi yang selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik.

Di saat itu, Synefo yang telah berumur 16 tahun memiliki tubuh yang sigap, dan kecerdasan yang melebih teman-teman seumurnya. Dia memiliki pemikiran yang sangat dewasa melebihi teman-temannya. Dia selalu belajar terhadap tanda-tanda alam yang ada di sekelilingnya. Synefo tidak pernah mempercayai apa yang tidak dapat di buktikan oleh dirinya. Synefo hidup bersama dua saudaranya yang bernama anemos dan choma. kedua orang tuanya telah meninggal di karenakan peristiwa spasmena yang terjadi di parko. Di saat itu banyak anak menjadi yatim dan piatu. Dan Synefo bersama dua saudaranya hidup sebagai anak yatim piatu.

Synefo selalu mengusahakan yang terbaik dalam hidupnya. Hingga akhirnya ia bertanya dalam dirinya. "Apa yang telah kulakukan? Aku tidak melakukan apa-apa selain mensejahterakan hidupku. Apakah ini tujuan Sang Pencipta menciptakan ku?". Dia bingung dengan kondisi dirinya, tanpa adanya tujuan dalam menjalani kehidupannya. Posisi Synefo sebagai seorang Muslim bingung. Apa yang salah dalam kehidupannya, karena ia tidak pernah merasakan rahmat yang sejati. Dia dapat membeli kendaraan, tetapi ia selalu di takutkan oleh hilangnya kendaraan itu. Dia dapat membeli makan, tetapi ia selalu takut apakah makanan tersebut halal, baik untuk di makan. Dia selalu melakukan yang terbaik, tetapi yang di dapatinya orang-orang miskin tidak pernah kunjung habisnya. Lalu ia membuka Al-Qur'an untuk mencari kebenaran tersebut.

Pada suatu hari teman Synefo bernama Agapi menemuinya. Agapi yang memiliki informasi penting yang sangat di tunggu-tunggu Synefo sejak lama itu, berkata :
"Wahai Temanku Synefo. Sungguh aku telah menemukan hikmah yang terkandung di dalam Al-Qur'an. Sungguh wahai temanku, Al-Qur'an menjelaskan semuanya. Sudikah temanku untuk kembali bersama-sama mengkaji Al-Qur'an bersamaku?"
Synefo yang telah lama menunggu hal ini, langsung menerima. Synefo mendapati informasi penting yaitu :
"Al-Qur'an ini adalah petunjuk, penjelas dari petunjuk, dan pembeda bagi manusia. Al-Qur'an akan menjelaskan seluruh pertanyaan yang ada di dunia mengenai politik, budaya, sosial, dan berbagai hal lainnya. Petunjuk bertujuan untuk menyatukan seluruh umat yang telah berpecah belah. Petunjuk ini akan memberikan rahmat kepada seluruh Umat dan Alam. Tentu, berbicara mengenai umat, ialah berbicara mengenai sebuah komunitas yang akan mensejahterakan Umat dan Alam, bukan berbicara Individual. Solusi mencapai Kesejahteraan ialah dengan menciptakan sebuah komunitas yang akan membentuk sebuah kehidupan damai sejahtera." Synefo tertegun dan berpikir keras terhadap informasi yang ia dapatkan. Menciptakan kondisi sejahtera tentu bersama-sama pikirnya. Tidak mungkin secara individualis tanpa mengusahakan secara actual.

Synefo amat senang dengan informasi yang ia terima dari Agapi. Agapi adalah seorang pemuda seumuran Synefo. Dia adalah seorang petani yang selalu mengusahakan kesuburan tanaman-tanamannya. Di dunia teknologi yang sangat berkembang pesat, Gembala dan Tani merupakan pekerjaan yang sangat menghasilkan uang, karena itu merupakan pekerjaan pokok awal dari seluruh pekerjaan.

Synefo kembali ke kamarnya dan memikirkan informasi yang telah ia terima. Lalu ia berpikir tentang sosok Ketuhanan. Dia berpikir di luar pemahaman ke-Islamannya. Apa asal usul dari kehidupan? bukankah seluruh hal itu berasal dari sebuah keberadaan. Jikalau ada keberadaan sosok Ketuhanan, dimanakah Ia? Ia tidak dapat di buktikan secara factual. Jikalaupun Dia ada, bagaimanakah Dia di ciptakan. Tidak mungkin sesuatu hal tersebut berasal dari sebuah ketiadaan. Tetapi di sisi lain, tidak mungkin penciptaan yang begitu seimbang dan aturan yang tercipta tidak memiliki pencipta. Tapi, Synefo memiliki jawaban yang cukup memuaskan di awal pemikirannya. Kitab inilah bukti Tuhan ada. Kitab yang menjelaskan inilah bukti Tuhan itu ada. Dia memberi kasih sayang-Nya terhadap manusia dalam bentuk petunjuk dan rahmat. Tidak mungkin sebuah tulisan ini di ciptakan oleh sesuatu yang bukan berasal dari sifat Ketuhanan. Karena Kitab ini mengetahui segala permasalahan. Synefo memisahkan kembali terhadap pengaruh pemikiran filsafat yunani dalam benaknya.

Setelah beberapa kali pertemuan kajian yang ia lakukan bersama Agapi, Synefo memiliki pemahaman bahwa hidup merupakan sebuah skenario. Dengan Tuhan sebagai sutradara dan produsernya. Manusia memiliki tujuan hanya untuk mengabdi kepada-Nya dengan saling kenal mengenal terhadap suku dan bangsa, bukan untuk saling bermusuhan dan berpecah belah. Synefo sadar 3 keberadaan kebenaran yang diikuti oleh manusia. Yaitu kebenaran Subjektif yaitu kebenaran menurut hawa nafsu, kebenaran objektif yaitu kebenaran menurut Objek seseorang, dan kebenarna Mutlak yang berasal dari Allah semata.

To Be Continued...



Wahahaha...Setelah menulis beberapa kalimat. Saya rasa nilai penguatan dari tulisan berupa cerita sangat lah lemah. Cerita akan bersifat menghibur dan akan jarang sekali untuk di jadikan panutan. Tapi, saya ingin membuat sebuah tulisan dimana pembaca dapat mengambil pelajaran di dalamnya.

Harus belajar nulis lebih baik lagi nih. Intinya tetap sabar. Alah bisa karena biasa. ^^

Game...

Hahaha...
Kehidupan saya tidak pernah keluar dari pagar Game. Pasti ada aja game yang saya mainkan. Dulu bermain game offline melalui konsol. Sekarang bermain game online melalui komputer. Tetap saja game selalu mempengaruhi kehidupan saya.

Game yang paling saya sukai, yaitu di antaranya :
1. Final Fantasy Series


Game ini merupakan game terfavoritku sepanjang masa. Mengajarkan perjuangan sang pahlawan yang baik, cerdas, sabar, santai, dan kuat. ^^

2. Kingdom Heart



Ini merupakan game dengan tingkat imajinasi yang sangat Tinggi. Mengajarkan persahabatan, persatuan, keceriaan, dan khayalan. Terlihat seperti anak-anak tetapi sangat serius. heheehehe...

3. Sealonline



Ini merupakan game yang bernilai bagai kehidupan real, karena sifatnya online. Game ini mengajarkan pergaulan, luasnya dunia, luasnya imajinasi, luasnya kompetensi, dan berbagai hal lainnya. Dan game inilah yang masih tetap saya mainkan hingga sekarang.

Sebenarnya apa sih pentingnya game?
Menurut saya game adalah media untuk menyalurkan stresnya belajar setiap harinya. Meluangkan waktu dengan mengasah otak untuk memecahkan berbagai permasalahan yang di temukan dalam game. Tetapi bagaimanapun game apabila dimainkan secara berlebihan akan bernilai sangat buruk bagi personalitas. Karena game akan menambah ke egoisan karena sering menganggap inilah duniaku dan aku dapat melakukan segalanya. Game juga mengurangi pergaulan kehidupan nyata kita, karena selalu terpaut dengan konsol yang ada di depan mata sehingga kita lupa untuk menjalani kehidupan nyata. Gama juga dapat mengurangi rasa percaya diri, hal ini dikarenakan diri kita yang jarang bergaul dengan kebanyakan orang sehingga kita memiliki rasa percaya diri yang rendah. Banyak sisi negatif lainnya apabila game telah salah di gunakan.

Game tertentu mengajarkan banyak nilai moral yang baik. Seperti kesetia kawanan, perjuangan dengan sabar, dan banyak hal baik lainnya. jadi, bermainlah game seperlunya, bukan menjadi keperluan. hehe.

Air

Sumber kehidupan utama bagi makhluk hidup, itulah Air. Tanpa air, tanaman hanya akan jadi bibit yang tidak memiliki akar. Kelapa hanya akan menjadi tunas yang mati. Hewan akan mati kehausan. Manusia menjadi dehidrasi. Manusia juga menjadi bau apabila tidak mandi. hehe. Intinya air adalah salah satu sumber kehidupan yang paling utama.

Air merupakan simbol utama bagi sebuah anugrah. Daerah yang kering menjadi daerah yang tidak dapat di tempati, karena tidak memiliki air. Air zam-zam menjadi sumber air utama bagi orang arab. Suatu daerah di katakan subur apabila memiliki tumbuhan yang beraneka ragam. Dan hal ini juga di karenakan oleh daerah itu sering di turuni hujan. Air kembali memegang peran utama dalam hal kesuburan. Air juga merupakan suatu zat yang amat berbeda dari zat lain yang ada di sekitarnya. Bahkan para peniliti mengatakan bahwa awal kehidupan adalah air. Bahkan awal dari Kitab Kejadian menerangkan air. Air mungkin memang bukan zat yang biasa. Kira-kira 70% dari kandungan tubuh manusia adalah air. Air menjadi transportasi peredaran gizi, enzim, mineral, dan sebagainya dalam kandungan tubuh kita. Dan itulah air, yang memiliki pengaruh yang kuat dalam diri kita.

Saya mendapati sebuah teori berdasarkan hasil penelitian seseorang berkewarganegaraan Jepang yang bernama Masaru Emoto. Dia menulis dalam bukunya yang berjudul The Hidden Messages in Water bahwa air dapat mengambil informasi yang ada di sekitarnya. Seperti yang telah saya ungkapkan dalam tulisan saya yang berjudul Hidup. Setiap makhluk akan berinteraksi terhadap makhluk lainnya. Setiap makhluk memiliki getaran yang akan mempengaruhi makhluk lainnya. Dan begitu juga dengan air. Air menerima getaran yang di hasilkan lingkungannya dan menyimpan informasi tersebut dalam bentuk kristalisasi.

Ini nih, gambar kristalisasi Air.

Kristalisasi ini menggambarkan Cinta dan Syukur. Kamu bisa menemukan lebih banyak gambar kristalisasi melalui google. hehe, ini merupakan salah satu contohnya. Jadi, air ini menyimpan sebuah informasi yang ia dapat dari lingkungannya. Air ini di berikan getaran dalam bentuk perkataan, yang memberikan nilai Cinta dan Syukur. Sehingga ia membentuk dirinya menjadi sebuah kristalisasi yang baik. Tetapi di kondisi yang lain, apabila ia menerima getaran negatif, maka ia akan membentuk kristalisasi yang buruk. Ya, ini mungkin cerita lama yang telah di kenal banyak orang. Tapi apa nilai yang dapat kita ambil dari pelajaran ini?

Ingat, tubuh kita mengandung lebih kurang 70% air. Tentu air yang ada dalam tubuh kita juga dapat menerima bentuk getaran dari lingkungannya. Seorang anak yang sering mendengarkan perkataan yang baik, dalam lingkungan yang baik, tentu akan menjadi anak yang baik. Ini tidak terlepas dari pengaruh air sebagai media penyimpan informasi, sehingga anak tersebut menjadi anak yang baik. Simplenya, air pada tubuh kita menyimpan getaran yang baik, sehingga mempengaruhi jiwa yang baik.

Itulah nilai do'a. Apabila kamu berdo'a, maka getaran perkataan akan mempengaruhi zat air pada tubuhmu yang akan menghasilkan tubuh yang bernilai dengan do'a yang kamu ucapkan. Budaya orang Jepang mengajarkan semangat. Setiap pagi pada upacara, mereka mengatakan yell-yell berupa kata penyemangat, yang akan menyemangati diri mereka. Itulah getaran yang merubah sifat kristalisasi air yang ada pada tubuh kita, sehingga kita memiliki tubuh yang sesuai dengan ucapan kita.

Orang tua yang mendoakan anaknya akan terkabul dengan cepat. Tentu di sisi ilmiahnya, terdapat sebuah nilai, bahwa getaran orang tua, adalah getaran yang paling dominan pada seorang anak. Getaran dalam bentuk ucapan, perilaku, dan berbagai hal lainnya, akan langsung mempengaruhi kristalisasi di tubuh sang anak. Di sisi lain, Allah tidak menghijab do'a orang tua terhadap anaknya.

Ini merupakan pengalaman yang saya dapat dari berbagai hal. Tentu masih banyak kekurangan bahkan mungkin kekeliruan dalam penulisannya. hehe. Dalam Al-Baqarah(2)/147 "Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu."

Pekalah terhadap setiap tanda-tanda yang Allah berikan kepadamu. ^^

Hidup

Hidup.
Simple tapi penuh makna dan istilah itulah yang sedang kita jalani.
Setiap makhluk hidup mengalami hidup. Hidup sebagai petani, hidup sebagai pegawai, hidup sebagai anak, hidup sebagai kucing, hidup sebagai tanaman, pokoknya hidup sebagai sesuatu. Segala sesuatu yang hidup merupakan aktor dalam kehidupan. Mereka bisa jadi Serigala pemangsa Domba, Tanaman yang menjulang tinggi, dan berbagai macam hal lainnya. Mereka saling mempengaruhi, baik secara positif, negatif, mutualisme, parasitisme, dan sebagainya. Yang hidup pasti mempunyai pengaruh terhadap kehidupan lainnya.

Simplenya, saya manusia makanan saya ayam, kambing, tumbuhan dan berbagai hal lainnya. Itulah bentuk aktor dan perannya. Manusia adalah makhluk berakal yang diciptakan oleh Sang pencipta. Lalu sebagai makhluk berakal, kita pasti bertanya. Untuk apa sih kita hidup? apakah untuk menjadi seorang dokter, apa untuk jadi seorang pemusik, apa untuk jadi seorang profesor, atau menjadi sesuatu yang bahkan kita tidak mengenalnya. Terkadang banyak manusia yang bahkan tidak tahu untuk apa mereka di ciptakan.

Hidup adalah proses interaksi antara diri kita dengan segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Tujuan Interaksinya adalah untuk menciptakan keharmonisan, sehingga terciptalah keadaan yang damai dan sejahtera. Kondisi inilah yang selalu di idam-idamkan oleh setiap makhluk hidup. Untuk mendapatkan kondisi ini biasanya makhluk hidup melakukan pekerjaan.

Manusia sebagai makhluk berakal sering kali mengakali berbagai cara untuk mendapatkan kondisi ini. Anggapan kebanyakan manusia, kondisi damai sejahtera ialah kondisi dimana segala kebutuhan dan keinginan nafsu manusia dapat terpenuhi dengan mudah. Sehingga kebanyakan manusia mengidam-idamkan harta sebagai mediator untuk tercapainya kondisi damai sejahtera.

Karena sifat Maha Pengasih Sang Pencipta-lah sehingga kini manusia dapat memijakkan kakinya di bumi dan memiliki kemampuan untuk hidup di bumi. Tetapi setiap manusia yang mampu memijakkan kakinya belum tentu mampu mendapatkan kondisi damai dan sejahtera. Dengan sifat Maha Penyayang-Nya, Sang Pencipta menurunkan pedoman hidup untuk tercapainya kondisi damai sejahtera bagi seluruh alam semesta, karena apabila hanya seseorang yang memiliki kondisi sejahtera, sudah tentu orang lain yang tidak mendapatkan kondisi ini akan menjadi perusak kesejahteraannya. Sebagai Sang Pencipta, Ia tahu benar apa yang harus dilakukan dan menjadi tujuan bagi makhluk-Nya untuk mendapatkan kondisi ini. Sang Pencipta menurunkan sebuah petunjuk yang harus di pedomani makhluk-Nya untuk meraih kesejahteraan. Itulah Kitab yang selama ini kita kenal dengan Al-Qur'an. Boleh di bilang buku ini adalah salah satu buku kesukaan saya. Terkadang saya bosan, tetapi saya tidak pernah membiarkan diri saya untuk bosan terhadap Buku yang satu ini. Buku ini mengandung hikmah bernilai pedoman, petunjuk, dan rahmat bagi manusia.

Beberapa hal yang seharusnya di pahami oleh kebanyakan orang saat ini ialah bahwa buku ini adalah satu-satunya buku yang terjamin kebenarannya. Istilah di dalamnya mutlak bernilai benar karena buku ini langsung berasal dari Sang Pencipta. Sang Pencipta menciptakan berbagai istilah dan istilah tersebut di terangkan dalam buku ini. Kalo kata orang bijak "Benar menurut saya, belum tentu benar menurut anda. Benar menurut saya dan anda, belum tentu benar menurut orang banyak. Benar menurut saya, anda, dan orang banyak, belum tentu benar menurut Sang Pencipta. Oleh karena itu yang benar hanya berasal dari Sang Pencipta.". Buku ini menceritakan banyak hal, sosial, politik, budaya, ekonomi, kehidupan, sejarah, dan berbagai macam hal lainnya. Itulah Al-Qur'an petunjuk, penjelas dari petunjuk, dan pembeda.

Kembali pada tujuan hidup. Sang Pencipta menjelaskan tujuan hidup ciptaan-Nya dalam Al-Qur'an pada surat Adz-Dzariyaat(51) ayat 56. "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku." Inilah tujuan dari penciptaan manusia. Sebagai manusia, tentulah tujuan hidup kita tidak lain selain untuk mengabdi kepada Sang Pencipta. Dalam berkehidupan di dunia-Nya, kita tidak pernah boleh lupa tujuan dari hidup kita, agar kita tidak keluar dari lingkungan pengabdian. Lingkungan yang hanya menghambakan diri kepada Sang Pencipta. Hiduplah sebagai manusia, yaitu makhluk yang mengabdi kepada Sang Pencipta. Bentuk pengabdian tentu tertulis dalam kitab-Nya Al-Qur'an. Nah, agar kita memahami bagaimana untuk hidup dengan baik dan benar, pelajarilah Kitab-Kitab-Nya baik itu Al-Qur'an, Injil, dan Taurat.

Do the Best and God will take the rest. Jangan pernah keluar dari frame pengabdian. ^^

Tulisan Pertama-X

Hari ini merupakan awal dari penulisan Blog saya nih. ini bukan blog pertama, saya udah beberapa kali menulis blog, tetapi isinya cuma untuk sekedar iseng-iseng dan pamer-pamer doank, hehe. Dan kali ini saya pengen serius sebagai Blogger, menulis yang bermanfaat, menjadi diary online, menjadi pengingat bagi hidup saya.

Kenapa mesti blog??
Karena Blog adalah mediator bagi saya untuk meluapkan inspirasi-inspirasi yang kalo engga di dokumentasikan bakal berasa rugi, hehe. Inspirasi ini adalah bentuk pemikiran saya mengenai Dunia, Hidup, Cinta, Agama, Sosial, Budaya, Film, Game, Musik, dan sebagainya. Saya termasuk orang yang suka mencoba berbagai hal dan senang dengan hal-hal yang baru. Saya akan berusaha membuat sebuah blog yang menarik untuk di baca oleh semua kalangan.

Sebelumnya, perkenalkan dulu, nama saya Ariyo Arinsa Putra. Teman-teman saya sering memanggil saya dengan panggilan Yoh, hal ini di karenakan saya memiliki karakter game seal yang bernama Riyoh, hehe, sehingga teman-teman memanggil saya dengan panggilan Yoh. kalau dalam Al-Kitab di kenal dengan Yohanes Sang Pembaptis atau dalam Al-Qur'an dikenal dengan Nabi Yahya. Ini juga ada hubungannya dengan salah satu karakter anime/manga kesukaan saya dari manga berjudul Shaman King. karakter Yoh adalah seseorang yang santai dalam berbagai hal, selalu tersenyum, cerdas, sabar, dan kuat. hahaa, pribadi yang selalu saya idam-idamkan.

Mulai hari ini, saya akan menuliskan berbagai hal mengenai pengalaman saya dalam berbagai hal di kehidupan ini.