Lingkungan menjadi cetakan bagi pribadi kehidupan kita. Misalnya, anak yang rajin belajar bisa jadi di karenakan pengaruh teman-temannya yang rajin belajar. Mereka bersama-sama menjadi anak-anak yang rajin belajar. Lingkungan menjadi pengaruh dominan yang tidak dapat di hilangkan dari kehidupan kita. Dia menjadi warna bagi hidup kita. Dia menjadi bagian dari hidup kita. Seorang pribadi yang ingin menjadi baik, pasti akan mencari lingkungan yang baik pula.
Lingkungan juga membentuk sebuah kebiasaan bagi diri kita. Lingkungan yang selalu bersih akan membentuk pribadi yang rajin membersihkan dirinya. Pribadi yang engga melihat tempat-tempat yang kotor. Hehehe, lingkungan memang menjadi pengaruh yang amat besar dalam kehidupan kita. Jadi, agar kita dapat menjadi pribadi yang mempengaruhi lingkungan bukan di pengaruhi lingkungan, kita harus memahami lingkungan yang ada pada diri kita.
Apabila diri kita ingin selamat dalam suatu kondisi pada sebuah lingkungan. Baik lingkungan pertemanan, lawan, netral, kita harus memahami setiap bagiannya. Agar kita dapat mengambil keuntungan yang ada semaksimal mungkin. Misalnya nih, kita memiliki teman yang ahli dalam bidang komputer. Nah, jadi kita ga perlu cape-cape belajar komputer melalui buku, tetapi dapat langsung belajar kepada ahlinya itu akan jauh lebih mudah. Manfaatkan teman untuk mendukung kehidupan kita, waspadalah selalu terhadap hal yang dapat membuat kita menjadi lebih buruk, manfaatkan keadaan cuaca, tempat, dan seluruh bagian lingkungan yang ada di sekitar kita. Dengan begitu, kita dapat menjadi pribadi yang selalu maju ke depan. Memang kecerobohan jatuh dalam hal-hal yang memperburuk diri bukanlah hal yang sangat jelek. Karena hal itu juga dapat menjadi pelajaran bagi diri kita di kemudian hari.
Berjuanglah untuk dapat menjadi yang terbaik dalam keadaan dan lingkungan yang seperti apapun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar