Kehidupan ini seperti garis linear yang di gambar oleh sang penggambar..
Semuanya udaah punya ukuran sesuai dengan ketentuan sang penggambar..
Mari kita buka lembaran baru halaman blog ini.
Tentu dengan kondisi dan situasi yang 100% sangat berbeda. >.<
Aku tidak lagi bersama mereka dan dia yang dahulu diriku bangga-banggakan. Semuanya telah menjadi kisah klasik untuk masa depan.
Diriku baru menyadarinya, hanya 1 hal yang dapat membuat diriku bergegas untuk menulis sesuatu di blog. Yaitu cinta. Lagi-lagi cinta, lagi-lagi cinta, cuma satu ini yang dapat membuat otakku pusing! Terhitung dari beberapa bulan yang lalu. Aku masih ingat ketika itu aku menyukai seseorang. Dan berharap tidak akan menyukai seorangpun dalam waktu yang dekat. Kamu tinggal menghitung berapa lama jarak postingan ini dengan yang telah berlalu. Ternyata tidak terlalu lama, diriku kembali menyukai seseorang.
Sadarlah, diriku adalah seorang pria yang sangat aneh penuh komplikasi, tidak jelas arah dan tujuan. Aku kembali melakukan hal yang sama, kesalahan yang sama. Sangat mudah! Mudah sekali! Lalu kembali menyesal! Apakah diriku tercipta untuk menjadi seseorang yang single selamanya? Hinaan, ejekan, perkataan teman-temanku memotivasi diriku untuk menjadi pria single untuk selamanya? Lucu, di dalam hati yang terdalam aku tidak mau demikian, tetapi jariku terus berkata demikian. Meluapkan segala emosi yang menjadi sumber kemarahan di dalam hidupku!
Tersadar setelah renungan singkat hasil diskusi dengan teman-temanku disini. Sangat melegakan. Tanah itu berbeda dengan Keramik! Sadarlah! Kamu juga dulu tanah, sama seperti dia! jangan sombong karena kamu memiliki lingkungan yang sedikit lebih baik. Tetapi diriku yang satunya selalu berkata. Ini tidak adil, aku tidak suka dengan ini. Aku iri dengan mereka yang dapat meraih sesuatu yang lebih baik di bandingkan diriku. Apakah berarti diriku lebih buruk di banding mereka, padahal secara fakta aku tentu lebih baik dari mereka! "Kamu bohong! sekali-kali kamu tidak lebih baik dari mereka. Kamu hanya sedikit lebih beruntung dari mereka. Tetapi itu juga pemberian Allah"
Haiiii, tersadarlah jangan biarkan iri hati dan kesombongan itu menguasai dirimu sehingga kamu selalu menganggap dirimu lebih baik dari mereka dan pantas mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik! Sekali-kali tidak, itu hanyalah perasaanmu belaka! Disini tidak ada yang buruk atau yang baik, karena ketika baik, baiklah semuanya, dan ketika buruk, buruklah semuanya. Tetapi disini adalah proses pencarian kesenangan di dalam kehidupan!
Kamu hanya ingin membuat semuanya menjadi senang, sehingga dirimu benar-benar menjadi senang, jadi mengapa dirimu selalu terpaut terhadap hal-hal yang tidak penting? Tidak pandai! Diriku sempat berpikir aku telah memegang pedang bermata 2. Memukul lawan tidak hanya melukai lawan, tetapi melukai diriku pula. Tetapi, toko-toko sekarang hanya menjual pedang bermata 2. Aku tidak akan lagi mendapatkan pedang bagus bermata 1. Mungkin masih terlalu rapuh, atau bahkan tidak bagus sama sekali.
Apakah aku salah, jika memikirkan kesempurnaan? Ya salah, apakah kamu berpikir dirimu telah sempurna? Bukan, aku hanya ingin sesuatu yang lebih baik dari ini. Naif, tidak ada yang lebih baik dari apa yang telah Allah berikan kepadamu melalui berbagai macam cara yang Ia kehendaki. Katanya pria baik untuk wanita yang baik dan semua tercipta berpasang-pasangan. Tidak mungkin ada sepasang baut dan mor yang tidak cocok. Jika begitu apakah dia yang terbaik? Kamu selalu terlalu banyak berpikir dan hanya berpikir menggunakan otakmu itu. Sehingga tidak pernah ada bagimu sesuatu yang pantas sesuai logikamu. Jangan berpikir buruk. Tidak! Aku tidak berpikir buruk, hanya saja kemungkinannya cuma 1%.
Baiklah, semua ini harus di selesaikan. Apa maumu? Aku mau diriku sadar bahwa dialah yang terbaik. :)
Baiklah mari kita temukan jawaban itu dengan menyusun bagian-bagian puzzle ini. Dia sama sepertimu, dahulunya tanah, dan kini sedang diolah menjadi keramik. Dia pintar, menarik, dan mirip denganmu. Kecocokan ini tidak mungkin di sengaja, melainkan telah tercipta sesuai ukuran. Ingat dia yang sekarang bukanlah dia yang dulu. Dahulu dia tanah dan sekarang dia telah terlahir kembali, yaitu keramik yang indah dan menyenangkan hati pembuatnya.
Aku tau kamu pasti bisa. Menyusun serangkaian teka-teki dan menikmatinya seperti air yang mengalir.
Ikhlaskan segalanya! Karena kamu melakukan ini bukan untuk itu. Tetapi semata-mata karena Allah. Apakah kamu mau berlaku sombong dan iri hati di hadapan-Nya? berarti kamu bukan seseorang yang ikhlas, tetapi kamu melakukan semua ini karena kamu masih mengharapkan suatu imbalan yang sepadan dengan apa yang kamu pikirkan. Ingatlah, Allah tau yang terbaik bagimu. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar